NEWS UPDATE :  

BERITA

SMP Negeri 75 Jakarta Meriahkan Dies Natalis ke-58 dengan Semarak Tema Cowboy

Jakarta, 12 Februari 2026 — SMP Negeri 75 Jakarta memperingati Dies Natalis ke-58 pada Kamis, 12 Februari 2026, melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, edukatif, dan sarat nilai kebersamaan. Mengusung tema “Cowboy”, seluruh rangkaian acara dikemas secara kreatif untuk membangun semangat kebersamaan, sportivitas, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap almamater. Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik turut berpartisipasi aktif dengan mengenakan kostum cowboy, sehingga suasana perayaan tampak semarak dan berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan Dies Natalis ini dilaksanakan di lingkungan SMP Negeri 75 Jakarta dan dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta tamu undangan. Sejak pagi hari, area sekolah telah dipadati oleh warga sekolah yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Berbagai dekorasi bernuansa western turut memperkuat atmosfer tema yang diusung, mulai dari properti panggung hingga ornamen di area kegiatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 75 Jakarta, Bapak Sugiyarto, yang hadir dengan menunggangi kuda dan diiringi alunan musik menuju panggung utama. Prosesi pembukaan ini menjadi simbol dimulainya rangkaian perayaan Dies Natalis ke-58 sekaligus memberikan kesan yang kuat bagi seluruh peserta. Momen tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dan antusiasme tinggi dari siswa yang memadati area kegiatan.

Perayaan Dies Natalis ke-58 SMP Negeri 75 Jakarta semakin semarak dengan kehadiran bintang tamu, yaitu Ozzi Syahputra, Yeni Ermelia, Madun Oseng, Papa Zidan, serta Manusia Petasan. Kehadiran para pengisi acara tersebut tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk terus berani mengekspresikan bakat dan kreativitas di bidang seni dan hiburan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai penampilan seni dan ekstrakurikuler yang menampilkan potensi siswa SMP Negeri 75 Jakarta. Pertunjukan seni tari tradisional, pencak silat, palang pintu, drama bertema cowboy, penampilan band sekolah, battle marching band, barongsai, atraksi paskibra, senam Putri Sekartini, serta pembacaan puisi menjadi wujud nyata pembinaan minat dan bakat peserta didik. Setiap penampilan mendapat apresiasi tinggi dari penonton karena menampilkan kekompakan, kreativitas, serta kerja sama tim yang baik.

Melalui kegiatan Dies Natalis ini, sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kepercayaan diri, kemampuan tampil di depan umum, serta sikap sportif dan saling menghargai. Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan karakter, khususnya dalam membangun nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan antarsesama warga sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa peringatan Dies Natalis ke-58 bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan momentum refleksi perjalanan SMP Negeri 75 Jakarta dalam mencetak generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing. Kepala Sekolah juga mengapresiasi kerja keras panitia, dukungan guru, tenaga kependidikan, serta partisipasi aktif peserta didik yang telah menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Lebih lanjut, Dies Natalis ke-58 diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat budaya positif di lingkungan sekolah, serta mempererat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini, SMP Negeri 75 Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.

Perayaan Dies Natalis ke-58 SMP Negeri 75 Jakarta ditutup dengan suasana penuh kegembiraan dan kebanggaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Antusiasme warga sekolah menjadi bukti bahwa Dies Natalis bukan hanya ajang perayaan, tetapi juga momentum penguatan identitas sekolah sebagai lembaga pendidikan yang kreatif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.

Share to :